Berapa Kali Sehari Seharusnya Kita Mandi?

Januari 22, 2022

 


  

Apakah mandi sehari sekali menjamin kulitmu sehat? Dan sering mandi menjamin tubuhmu lebih bersih? 
Di Amerika sendiri kebiasaan mandi baru di mulai saat pubertas. Di Cina, sekitar setengah dari orang melaporkan mandi hanya dua kali dalam seminggu. Yang ada di benak saya, bagaimana menjaga tubuh agar tidak bau? Secara saya sendiri kalau enggak mandi seharian rasanya tubuh lengket semua dan bau ketek itu pasti. Deodoran hanya berlaku beberapa jam, kalau tubuh sudah berkeringat, ya bau juga meskipun parfum masih melekat wanginya di baju. 

Menurut  dokter kulit yang berbasis di New York  Adarsh ​​Mudgil, hanya ada sedikit bukti yang mendukung teori bahwa mandi setiap hari berbahaya. Mandi setiap hari tidak perlu, tapi juga tidak berbahaya bagi kulit.

Belakangan ini sedang ramai dibahas tentang frekuensi mandi di Indonesia dengan rata-rata  2 sampai 4 kali dalam sehari yang katanya berbahaya untuk kesehatan kulit dan merusak alam, karena limbah sabun yang dihasilkan. Benarkah penyataan tersebut? Tapi sebetulnya mandi itu selain menjaga kebersihan, adalah soal budaya. Tiap negara memiliki budaya yang berbeda-beda.

“Mandi setiap hari bisa membuat kulit lebih kering jika tidak melembabkan, tapi hanya itu yang bisa dibuktikan. Efeknya pada mikrobioma yang bersifat spekulatif.”

Bagaimana kebiasaan mandi yang sehat dapat bervariasi, tidak berpatokan pada teori mandi sehari sekali. 

Menurut dokter Mudgil frekuensi mandi yang optimal dapat berubah tergantung pada keadaan dan tipe tubuh. Berikut tipe orang yang frekuensi mandi jarang


  1. Bayi (bayi yang baru lahir memiliki kulit halus yang lebih sensitif terhadap efek sabun dan air panas)

  2. Orang dengan kulit sensitif seperti eksim atau psoriasis 

  3. Mereka yang berkomitmen untuk konservasi air

  4. Orang dengan aktifitas diatas meja dengan pendingin ruangan


Mandi setiap hari mungkin terbaik untuk 

  1. Anak-anak dengan segudang aktifitas fisik di luar 

  2. Orang yang tinggal di lokasi yang lembab

  3. mereka yang memiliki pekerjaan yang menuntut fisik.



Apa dampak kesehatan dari mandi setiap hari?

Kulit normal yang sehat mempertahankan lapisan minyak dan keseimbangan bakteri "baik" dan mikroorganisme lainnya. Namun Mencuci dan menggosok setiap hari menghilangkannya, terutama jika airnya panas. Hasilnya, Kulit bisa menjadi kering, teriritasi, atau gatal.

Kulit kering dan pecah-pecah memungkinkan bakteri dan alergen menembus penghalang yang seharusnya disediakan oleh kulit,akhirnya terjadilah infeksi atau reaksi alergi.


Sabun antibakteri sebenarnya dapat membunuh bakteri baik. Ini mengganggu keseimbangan mikroorganisme pada kulit dan mendorong munculnya organisme yang lebih keras dan kurang ramah yang lebih resisten terhadap antibiotik.
Sistem kekebalan kita membutuhkan sejumlah rangsangan oleh mikroorganisme normal, kotoran, dan paparan lingkungan lainnya untuk menciptakan antibodi pelindung dan "memori kekebalan". 

Ini adalah salah satu alasan mengapa beberapa dokter anak dan dokter kulit merekomendasikan untuk tidak mandi setiap hari. Frekuensi mandi yang terlalu sering setiap hari dapat mengurangi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan tugasnya. Jadi slogan "Berani kotor itu baik" make sense juga yaa




Karena sejak pandemi saya jarang keluar rumah dan menuntut aktifitas fisik yang memeras keringat saya memutuskan mandi sehari sekali. Kecuali kalau hari itu saya melakukan olahraga dan tubuh berkeringat saya akan mandi sehari dua kali. 


Karena frekuensi mandi yang jarang ini saya harus jeli dalam pemilihan rangkaian perawatan tubuh, seperti sabun mandi. Karena sekali mandi sekalian me time, enggak cuman dapat fresh tapi juga refresh.  


Shower Scrub



  Sudah beberapa bulan ini saya rutin mengenakan shower scrub dari scarlet whitening, pertama kali nyoba yang varian promegante, reviewnya bisa baca di link ini ya 


Sekarang mau membagikan pengalaman nyobain varian jolly, so far so good. Untuk tekstur tidak jauh berbeda dengan varian promegrante, cuman aromanya lebih ke manis legit gitu tapi enggak bikin eneg. Sesuai dengan taglinenya varian Jolly ini diformulasikan seperti aroma parfum mewah yves saint laurent black opium eau de parfume. 

Teksturnya juga bukan tipe shower scrub yang licin tapi enggak juga yang keset, yang pasti melembabkan dan aromanya bikin semangat buat mandi. Ini cocok banget buat yang males mandi kayak saya, sekali mandi, aromanya kemana-mana. 


Body Scrub Coffe 



American Chemical Society telah menemukan bahwa kopi adalah sumber antioksidan paling populer di Amerika Serikat, bahkan melebihi  teh dan minuman kaya antioksidan lainnya. 

Aku  dan keluarga termasuk peminum kopi. Dulu di tahun 1996, tiap kali habis minum kopi ampasnya difungsikan sebagai masker wajah oleh ibuku. Dan bahkan buat luluran. Dan scrub coffe dari scarlet whitening ini mengingatkanku akan memori waktu itu. 


Kopi memiliki banyak manfaat ketika masuk ke dalam tubuh dan baik untuk kesehatan kulit ketika diaplikasikan di tubuh bagian luar (scrub) 

Benar-benar otentik aroma kopi, kulit jadi halus dan kenyal. Diantara varian scrub scarlet lainnya, favorit saya yang coffe. 




Body Lotion 




Gak Afdhol rasanya kalau habis mandi enggak pakai lotion. Body lotion scarlet whitening varian jolly pilihanku dan sepertinya akan jadi favorit. 

Karena kadang dia juga bisa berfungsi sebagai pengganti parfum, tinggal di aplisikan ke bagian tangan secara merata, harumnya awet seharian.



Aku selalu langganan beli paket rangkaian Scarlet di shoppe @scarlet_whitenning , belinya pas tanggal cantik dapat diskon flash sale plus masih gratis ongkir, tanggal cantiknya pas gajian pula. Hidup memang indah jika pas-pasan. 

You Might Also Like

0 comments

Makasih sudah main, ambil yang baik-baik dari postingan ini, yang jelek tinggal ngopi aja..